facebook instagram pinterest

MEDLABTECH

Do What You Say and Say What You Do

IMATELKI, Sebuah forum yang menampung aspirasi mahasiswa analis kesehatan se-Indonesia, serta jalan untuk mempererat silaturrahmi antar mahasiswa analis kesehatan se-Indonesia. Mungkin beberapa teman masih asing dengan nama ini, namun IMATELKI sudah resmi terbentuk pada musyawarah nasional yang dilakasanakan pada april 2012 di Surakarta.


Sejarah Terbentuknya IMATELKI
Berawal dari kekosongan ruang berpendapat dan berbagi dengan background pemikiran yang sama tentang Analis Kesehatan, muncullah gagasan untuk membuat suatu forum nasional yang mampu mewadahi serta menjembatani pemikiran-pemikiran Mahasiswa Analis Kesehatan dalam lingkup nasional.

Ada beberapa hal yang menjadi alasan terbentuknya IMATELKI selain kekosongan wadah bertukar pendapat, yaitu:
  1. Tidak adanya sinkronisasi antara Organisasi Profesi dengan Mahasiswa yang menjadi tonggak kemajuan Profesi Analis Kesehatan kedepan.
  2. Kosongnya ruang silaturahmi antar sesama Mahasiswa Analis Kesehatan, sehingga membuat tidak adanya jaringan serta akses informasi yang kuat antar daerah satu dengan lainnya.
  3. Belum adanya ruang aspirasi yang menunjang untuk kemajuan akademik program studi Analis Kesehatan. Tiga hal diatas menjadi awalan para penggagas untuk memebentuk Organisasi IMATELKI.

Makna Logo IMATELKI
tahukah teman-teman makna dari logo imatelki?


  1. Lingkaran Hijau : melambangkan pikiran cerdas yang sehat, dan berpihak kepada kemajuan kesehatan di Indonesia, serta tak pernah putus untuk selalu berkontribusi aktif.
  2. Lingkaran Dasar Putih : dimaknai sebagai jiwa yang selalu ingat akan kuasa tuhan, yang tersimbolkan dengan kesucian mendasar sebagai kepercayaan terhadap tuhan.
  3. Mikroskop Monokuler dengan garis Hijau: mengisyaratkan bahwa Mahasiswa Analis Kesehatan Indonesia kokoh menjadi generasi Indonesia Sehat dengan ikut andil menjadi bagian aktif di dunia laboratorium kesehatan, walau dengan keterbatasan sumber penunjang akademik yang dimiliki.
  4. Tulisan Putih di Dasar Lingkaran Hijau : keselarasan hati dalam berpikir, serta terus menjadi bagian lingkaran hijau yang dimaknai sebagai kebersamaan.
IMATELKI bukan hanya sebuah organisasi, tapi kita keluarga :)

IMATELKI JAYA!!!

Sumber: IMATELKI
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Ginjal berfungsi untuk mengatur jumlah air di dalam tubuh agar sesuai dengan kebutuhan. Jika air dalam tubuh berlebih, maka ginjal akan mengeluarkan air lebih banyak. Jika kekurangan akan ditahan. Selain itu, ginjal juga berfungsi untuk mengeluarkan racun yang diproduksi tubuh.
Cara mudah mengetahui fungsi ginjal adalah dengan melihat jumlah urin yang keluar. Dalam keadaan normal, urin berjumlah 1000-1500 cc dalam 24 jam untuk pria dan wanita. Pemeriksaan yang lebih ilmiah juga dapat dilakukan dengan memeriksa kadar kreatinin dalam darah. Kreatinin adalah zat yang hanya dibuang oleh ginjal, bukan organ tubuh lainnya. Jika zat tersebut naik, maka fungsi ginjal pun harus diwaspadai.
warna urin tidak dapat dijadikan patokan karena terkadang menipu, hal tersebut terkait dengan banyaknya kita mengkonsumsi air minum. Jika kita minum banyak, maka urin berwarna jernih. Begitu pula sebaliknya.

Ginjal yang terganggu dapat menyebabkan penyakit pada ginjal dan di luar ginjal, yang seringkali menjadi sebab terganggunya fungsi ginjal. Misalnya: Diabetes, batu ginjal, dan lain sebagainya. Terganggunya fungsi ginjal juga berdampak pada semua sistem dalam tubuh, darah berkurang, kulit gatal, pencernaan terganggu sehingga mengakibatkan mual, muntah, tidak dapat makan, serta paru tertimbun air karena air tidak dapat keluar.

Penentuan Berat Jenis Urine.
Tujuan Praktikum: Untuk mengetahui berat jenis dari urine dalam melengkapi diagnosis penyakit.
Sampel: urine
Alat: Urinometer, termometer, gelas ukur 50 ml, Tissue.

Langkah kerja: 
Dengan menggunakan Urinometer
  1. Siapkan alat dan bahan dan diletakkan di atas bidang yang datar
  2. Siapkan gelas ukur yang bersih dan kering
  3. Isi gelas ukur dengan urine sebanyak 50ml
  4. Ukur suhu urine dengan menggunakan termometer dan catat hasilnya
  5. Ukur BJ urine dengan memasukkan urinometer sambil diputar dan catat hasilnya
  6. Bersihkan semua alat yang dipakai dan simpan kembali pada tempatnya
keterangan: 
  • urinometer benar-benar harus dalam kondisi bersih dan kering
  • pada waktu pembacaan urinometer harus betul-betul tegak lurus
  • pembacaan skala dimana miniskus urine berimpitan dengan skala urinometer pada waktu tegak lurus tersebut
  • kadar normal BJ urine 1,010-1,025
Dengan menggunakan refraktometer

refraktometer
  1. buka penutup plate
  2. teteskan aquadest 1-2 tetes
  3. tutup kembali penutup plate, biarkan hingga aquadest rata menutupi permukaan plate
  4. buka penutup plate dan lap permukaan plate dengan tissue
  5. teteskan 1-2 tetes urine diatas plate
  6. tutup penutup plate, biarkan hingga cairan rata menutupi permukaan plate
  7. arahkan refraktometer kearah cahaya
  8. baca dan catat hasil 
keterangan: untuk pembacaan BJ baca skala UI
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Pemeriksaan ASTO (anti streptolisin O) merupakan suatu pemeriksaan darah yang berfungsi untuk mengukur kadar antibodi terhadap streptolisin O, suatu zat yang dihasilkan oleh bakteri Streptococcus grup A. Untuk melakukan pemeriksaan ini, Anda akan diminta untuk tidak makan maupun minum selama 6 jam.

prinsip kerja: terbentuknya aglutinasi sebagai hasil reaksi antara serum yang mengandung antibodi asto dengan suspensi lateks yang mengandung partikel yang dilapisi dengan streptolisin O yang dimurnikan/ distabilkan. metode pemeriksaan ini adalah kuantitatif.

Alat dan bahan:
  1. card test
  2. micro pipet
  3. tangkai pengaduk
  4. pipet tetes
  5. tissue



sampel:
  1. serum
cara kerja:
  1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan.
  2. pada card test diberi etiket
  3. pada well 1,2,3,4,5,6 ditambahkan 50 mikron NaCl 0,9%
  4. pada well 1, ditambahkan sampel 50 mikron kemudian dihomogenkan
  5. kemudian larutan dari well 1 di pipet 50 mikron, kemudian ditambahkan ke well 2 selanjutnya di homogenkan.
  6. kemudian larutan dari well 2 dipipet 50 mikron, kemudian di tambahkan ke well 3 selanjutnya di homogenkan.
  7. perlakuan yang sama dilakukan sampel ke well 6, namun dari well 6 larutan dipipet 50 mikron kemudian dibuang.
  8. kemudian di putar di rotator.
  9. amati apakah terbentuk Aglutinasi.
Pembahasan:
ASTO merupakan antibodi yang paling dikenal dan paling sering digunakan untuk indikator terjadinya infeksi Streptococcus. Lebih kurang 80% penderita demam reumatik/ reumatik akut menunjukan kenaikan titer ASTO ini.
gejala awalnya terasa nyeri dikerongkongan dan demam, kesulitan makan dan minum, lemas, sakit keapala dan batuk. pemeriksaan ini bagus dilakukan jika penderita mengeluh kesakitan pada jantung, saraf dan sendi.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Mumps virus adalah ssRNA virus yang termasuk dalam genus Rubulavirus. Virus ini merupakan virus yang memiliki amplop dan pada sepanjang permukaannya terdapat tonjolan-tonjolan yang terlihat menyerupai paku-paku yang besar.

ilustrasi virus Mumps
Penyakit akibat infeksi dari mumps virus adalah penyakit gondong atau parotitis epidemika, yang dalam bahasa Inggrisnya disebut mumps. Virus ini akan menyerang kelenjar air liur ( kelenjar parotid). Umumnya penderita mumps adalah anak-anak usia 5 sampai 15 tahun. Cara penularan mumps adalah melalui percikan ludah atau kontak langsung dengan bahan yang terkontaminasi oleh ludah yang terinfeksi.
penyakit gondongan
Gejala yang paling umum apabila seseorang terinfeksi mumps virus adalah pembengkakan pada kelenjar parotid, panas tinggi, dan sakit pada saat menelan. Komplikasi gondong terjadi satu minggu setelah gejala penyakit ini muncul. Meningitis, orchitis, pankreasitis, oophoritis, dan keguguran merupakan komplikasi dari mumps.

Download Mumps virus ppt
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
  • tujuan : untuk menentukan kadar protein yang terkandung didalam urine.
  • metode: Esbach
  • prinsip: reagen Esbach membentuk endapan dengan protein yang terkandung dalam urine dan endapan tersebut dibaca pada skala yang terdapat pada tabung Esbach yang dinyatakan dalam promil.
  • bahan : urine, tissue.
  • reagensia : Esbach
  • alat : 1 set albuminometer komplit
  • cara kerja :
  1. siapkan tabung albuminometer yang bersih dan kering dan perhatikan angka skala cukup jelas atau tidak
  2. isi tabung albuminometer tersebut dengan urine sampai tanda U dan tambahkan reagen sampai tanda R, lalu dikocok sampai homogen.
  3. tutup dengan penutup tabung dan letakkan pada tempat yang tertutup, simpan pada temperatur kamar selama 30 menit.
  4. interpretasi hasil: setelah 30 menit penyimpanan, baca ketinggian endapan protein tersebut.

NB: urine yang akan diukur kadar proteinnya harus memenuhi beberapa syarat:
  1. urine harus bersifat asam. jika tidak, urine harus di asamkan terlebih dahulu dengan asam tatrat dan di uji dengan lakmus biru.
  2. urine harus jernih, jika urine tidak jernih akan sulit ketika pembacaan hasil.
  3. berat jenis urine harus 1.012, jika BJ urine lebih besar dari angka tersebut urine harus diencerkan.
  4. kadar protein harus dibawah 4%
  5. reagen terbaik untuk pemeriksaan ini adalah reagen Tsuchiya, yang terdiri dari: asam phospor walfronat 1.5 gr, HCl 37% 5 ml, Alkohol 100ml.
  • pembahasan: Uji Esbach merupakan pemeriksaan untuk menilai kadar protein dalam urin (proteinuria) dimana hasil positif ditunjukkan dengan adanya kekeruhan dan tingkat kekeruhan sesuai dengan kuantitatif protein (Kurniati, 2010). Sampel urin 24 jam yang telah terkumpul diukur volumenya. Tabung Esbach kemudian ditambahkan urin sampai tanda U dan reagen Esbach hingga tanda R, ditambahkan BaSO4 lalu ditutup. Tabung Esbach dibolak-balik beberapa kali agar urin dan reagen tercampur baik dan didiamkan selama 30 menit dan terakhir diukur ketinggian endapan yang terbentuk. Pada uji Esbach hasil positif  palsu dapat terjadi bila urin sampel sifatnya terlalu basa atau terlalu encer. kadar protein dalam urine bisa disebabkan oleh protein yang tidak berhasil difiltrasi oleh glomerolus ginjal.

Sc: Drs. M. Faisal. A.DJ (2016)
http://smart-fresh.blogspot.co.id/2012/06/uji-kuantitatif-protein-urine-tes.html
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
udah kenalan kan dengan profesi analis? hehe
mungkin beberapa teman-teman ada yang jatuh cinta terus berminat untuk menjadi seorang ATLM. kan bener kata orang, kalo belum kenal makanya tak sayang, kalau udah sayang, jadi kepincut kan hehe.
nih saya kasih beberapa rujukan institusi/ universitas yang ada prodi Analis Kesehatan-nya untuk teman-teman:
  1. Akademi Analis Kesehatan Aceh
  2. Akademi Analis Kesehatan Bakti Asih Bandung
  3. Akademi Analis Kesehatan Delima Husada Gresik
  4. Akademi Analis Kesehatan Harapan Baru Bengkulu
  5. Akademi Analis Kesehatan Jambi
  6. Akademi Analis Kesehatan Manggala Yogyakarta
  7. Akademi Analis Kesehatan Muhammadiyah Makassar
  8. Akademi Analis Kesehatan Putra Jaya Batam
  9. Akademi Analis Kesehatan Solo
  10. Akademi Analis Kesehatan Tanggerang
  11. Poltekkes kemenkes Ambon
  12. Poltekkes kemenkes Banjarmasin
  13. Poltekkes kemenkes Jakarta I
  14. Poltekkes kemenkes Jambi
  15. Poltekkes kemenkes Kepulauan Riau
  16. Poltekkes kemenkes Medan
  17. Poltekkes kemenkes Palembang
  18. Poltekkes kemenkes Padang
  19. Poltekkes kemenkes Semarang
  20. Poltekkes kemenkes Surabaya
  21. Stikes MH. Thamrin
  22. Stikes Ahmad Yani Cimahi
  23. Universitas Indonesia
  24. Universitas Gajah Mada Yogyakarta
  25. Universitas Airlangga Surabaya
  26. Universitas Sumatra Utara
  27. Universitas Setia Budi Surakarta
  28. Universitas Muhammadiyah Surabaya
itu dia temen-temen, jadi sekarang gak usah bingung lagi, tinggal tentuin aja mau nya kuliah dimana hehe



Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Ketika berbicara tentang profesi dalam bidang kesehatan tentu kita sudah tidak asing lagi dengan profesi dokter, perawat, ataupun bidan. tapi apakah anda tau profesi Analis kesehatan?
mungkin bagi sebagian orang masih sangat asing ketika baru pertama kali mendengar kalimat tersebut. Anda mungkin bertanya-tanya apa itu analis kesehatan, bagaimana prospek lapangan kerja kedepannya, apa tugas analis kesehatan, apakah analis kesehatan menjanjikan untuk masa depan, dll.
Apa itu analis kesehatan? Analis kesehatan merupakan profesi yang bekerja dibidang kesehatan yang melaksanakan pelayanan pemeriksaan, pengukuran, penetapan, dan pengujian terhadap bahan yang berasal dari manusia atau bahan yang bukan berasal dari manusia yang bertujuan untuk menunjang diagnosis dokter, penentuan jenis penyakit, penyebab penyakit. nah loh udah tau belum? hehe

nah sekarang, bagaimana prospek karir untuk analis kesehatan? profesi ini memang masih sangat asing bagi masyarakat. tapi taukah kalian kalau profesi ini memiliki prospek karir yang sangat-sangat menjanjikan. skill dan kompetensi analis kesehatan banyak dibutuhkan di instansi-instansi kesehatan maupun perusahaan-perusahaan di Indonesia. berikut beberapa lapangan pekerjaan yang membutuhkan skill dari analis kesehatan.
  1. Dinas kesehatan,
  2. puskesmas,
  3. Laboratorium RS Swasta/daerah,
  4. Laboratorium Klinik Swasta,
  5. Laboratorium Kesehatan Daerah,
  6. BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan),
  7. BNN (Badan Narkotika Nasional),
  8. Laboratorium Forensik Kepolisian,
  9. BAPEDALDA (Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah),
  10. PMI (Palang Merah Indonesia), dll.

Nah yang terbaru ni, analis kesehatan sekarang bisa bergabung dengan program Kemenkes RI yaitu program "nusantara sehat".

dan yang terakhir ni

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Follow Us

  • facebook
  • google+
  • instagram

recent posts

About Me

Unknown
View my complete profile

Pages

  • Home
  • About
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Label
  • Privacy Policy
  • Term of Service

Report Abuse

Created with by BeautyTemplates | Distributed by Blogger